BK UAD Gelar “Counselor Goes to School”, Siswa SMAN 2 Teluk Keramat Antusias

Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperluas jejaring kemitraan pendidikan melalui program “Counselor Goes to School”. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyapa langsung sekolah mitra sekaligus mengenalkan dunia bimbingan dan konseling kepada para siswa.

Salah satu kegiatan dilaksanakan di SMAN 2 Teluk Keramat dengan menghadirkan dosen Prodi BK UAD, Hardi Prasetiawan, M.Pd., sebagai pembicara utama.

Dalam pemaparannya, Hardi menjelaskan berbagai aktivitas akademik dan nonakademik yang dijalankan di lingkungan Prodi BK UAD. Ia juga memperkenalkan berbagai program pengembangan mahasiswa yang mendukung peningkatan kompetensi calon konselor dan pendidik profesional.

Selain itu, Hardi turut menyampaikan sejumlah prestasi yang berhasil diraih oleh dosen maupun mahasiswa Prodi BK UAD di tingkat regional maupun nasional. Paparan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai peluang pengembangan diri di bidang bimbingan dan konseling.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para siswa SMAN 2 Teluk Keramat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi berlangsung, mulai dari menyimak materi hingga terlibat dalam diskusi dan tanya jawab.

Program “Counselor Goes to School” diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan studi di bidang pendidikan, khususnya bimbingan dan konseling. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mencetak calon pendidik dan konselor profesional di masa depan.

Melalui program ini, Prodi BK UAD menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta membangun kolaborasi positif dengan sekolah-sekolah dalam mendukung pengembangan pendidikan dan layanan konseling.

Dosen BK UAD Gelar Pengabdian, Perkuat Kesehatan Mental Guru SD Muhammadiyah Bolu

Sleman, April 2026 — Dosen Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Mufied Fauziah, M.Pd., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema peningkatan ketahanan kesehatan mental guru di SD Muhammadiyah Bolu Seyegan.

Kegiatan ini berlangsung secara berkala setiap bulan, mulai Januari hingga April 2026, dengan fokus pada penguatan kapasitas guru dalam menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja maupun keluarga.

Program pengabdian ini dilaksanakan bersama tim yang diketuai oleh Mufied Fauziah, M.Pd., dengan anggota Dr. Wahyu Nanda Eka Saputra, M.Pd., Kons., serta Dr. Febritesna Nuraini, S.Sos.I., M.Pd.

Rangkaian kegiatan terdiri dari empat pertemuan tematik. Pertemuan pertama pada 23 Januari 2026 membahas ketahanan kesehatan mental bersama keluarga. Selanjutnya, pertemuan kedua pada 23 Februari 2026 mengangkat topik ketahanan mental dalam relasi dengan rekan sejawat.

Pada pertemuan ketiga yang berlangsung 15 Maret 2026, peserta mendapatkan materi tentang pentingnya self-care bagi guru sebagai upaya menjaga keseimbangan emosional. Sementara itu, pertemuan keempat pada 23 April 2026 menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam menjaga kesehatan mental.

Melalui pendekatan yang aplikatif dan kontekstual, para guru diajak untuk memahami serta menerapkan strategi sederhana dalam menghadapi tekanan kerja, khususnya dalam proses pembelajaran di kelas.

Ketua tim pengabdian, Mufied Fauziah, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi para guru dalam menjalankan peran profesionalnya.

“Guru tidak hanya dituntut kompeten secara akademik, tetapi juga perlu memiliki ketahanan mental yang baik agar mampu menghadapi dinamika peserta didik,” ujarnya.

Melalui program ini, tim BK UAD berharap kualitas guru dalam menghadapi peserta didik semakin meningkat, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat secara psikologis.

Bootcamp Konselor Sebaya UAD 2026, Dr. Rohmatus Naini Tekankan “Mendengar Tanpa Menghakimi”

Yogyakarta, 2 Mei 2026 — Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Rohmatus Naini, M.Pd., menjadi pembicara dalam kegiatan Bootcamp Konselor Sebaya tingkat program studi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat–Sabtu (1–2 Mei 2026) di Hotel Wisma Sargede dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UAD.

Bootcamp secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Gatot Sugiharto, M.Hum., didampingi Kepala Bimawa Dr. Choirul Fajri, M.A., serta Kepala Bidang Bimawa Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Dr. Rohmatus Naini menekankan pentingnya keterampilan dasar konseling, khususnya kemampuan mendengar secara empatik tanpa menghakimi. Ia menyampaikan bahwa peran konselor sebaya sangat strategis dalam membantu mahasiswa menghadapi berbagai persoalan pribadi maupun akademik.

“Mendengar bukan menghakimi. Jika kata-kata kita tidak bisa menguatkan, setidaknya jangan sampai melemahkan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya membangun ketahanan emosional bagi para konselor sebaya. Hal ini dinilai krusial agar mereka mampu menjalankan peran pendampingan secara optimal tanpa terbebani secara psikologis.

Kegiatan bootcamp ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya dukungan teman sebaya yang positif dalam proses perkembangan diri.

Sementara itu, Kepala Bidang PKK Bimawa sekaligus penanggung jawab kegiatan, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan individu yang terus bertumbuh dan membutuhkan lingkungan yang suportif.

“Mahasiswa adalah individu yang bertumbuh. Untuk berkembang secara optimal, mereka membutuhkan dukungan teman sebaya yang positif. Alhamdulillah, UAD sudah lima tahun mengawal peran ini untuk membentuk Dahlan Muda yang tangguh dan berprestasi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UAD terus berkomitmen memperkuat peran konselor sebaya sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat secara mental dan suportif bagi seluruh mahasiswa.

Dosen BK UAD Latih Lansia Sukoharjo Produksi Keripik Pisang dan Kelola Keuangan untuk Penguatan Financial Wellness

SUKOHARJO — Dosen Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Muya Barida, M.Pd, dan Dian Ari Widyastuti, M.Pd., melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan produksi keripik pisang dan pengelolaan keuangan bersama Komunitas Lansia Sejahtera (KOLOSE).

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Desa Waru, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan produktif serta kemandirian ekonomi para lansia melalui kegiatan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Pelatihan ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat, khususnya kelompok lansia.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pelatihan teknis pembuatan keripik pisang mulai dari proses pemilihan bahan, pengolahan, hingga pengemasan produk. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman terkait pengelolaan keuangan sederhana, seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran, serta perencanaan usaha kecil.

Dr. Muya Barida menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi serta pemahaman keuangan di kalangan anggota KOLOSE.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para lansia tidak hanya mampu memproduksi keripik pisang secara mandiri, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan usaha sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung. Para lansia aktif mengikuti setiap sesi dengan semangat, menunjukkan bahwa usia bukan menjadi hambatan untuk tetap produktif dan belajar hal baru.

Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang, baik dari sisi peningkatan ekonomi maupun pemberdayaan sosial bagi komunitas lansia di wilayah Sukoharjo. Selain itu, program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi UAD dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pelatihan LDKO di Mangunan Bantul, Dosen BK UAD Tekankan Kepemimpinan Berdampak

Bantul — Dosen Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., memberikan pelatihan dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) yang digelar pada 24–25 April 2026 di kawasan Mangunan, Bantul.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UAD, dengan mengusung tema “Ruang Tumbuh Pembelajaran: Membangun Kepemimpinan Mahasiswa yang Kritis dan Berdampak.”

Pelatihan LDKO ini diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan organisasi sebagai upaya membentuk karakter kepemimpinan yang tidak hanya aktif, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Dalam sesi materinya, Dr. Caraka Putra Bhakti menekankan pentingnya integritas dan keteladanan dalam memimpin. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab untuk membawa perubahan.

“Jangan jadi pemimpin yang hanya bisa memerintah, jadilah pemimpin yang berani menderita paling awal demi perubahan,” tegasnya.

Menurutnya, seorang pemimpin mahasiswa harus memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan, berpikir kritis, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah dinamika organisasi maupun masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan penguatan nilai-nilai kepemimpinan berbasis pengalaman. Suasana alam Mangunan turut memberikan nuansa reflektif bagi peserta dalam memahami peran kepemimpinan secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa mampu mengembangkan kapasitas diri sebagai pemimpin yang adaptif, kritis, dan berdampak positif bagi masa depan. Selain itu, LDKO ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan organisasi dan masyarakat luas.

Mahasiswa BK UAD Ikuti Launching Counselor Teman Sebaya ke-5

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Launching Program Counselor Teman Sebaya yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD pada 25 April 2026 di Amphitarium Kampus 4 UAD. Kegiatan ini mengusung tema “Peran UAD dalam Mendampingi Dahlan Muda Menjadi Mahasiswa Tangguh dan Berprestasi.”

Dalam kegiatan tersebut, isu media sosial dan dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa menjadi sorotan utama. Narasumber, Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd., dosen Program Studi BK FKIP UAD, menekankan pentingnya kesadaran mahasiswa dalam menjaga kesehatan mental di tengah tekanan dunia digital.

Selain itu, Prof. Dody juga mengingatkan pentingnya nilai penghormatan terhadap orang tua. Ia menyampaikan bahwa perjuangan orang tua memiliki peran besar dalam keberhasilan akademik mahasiswa.

“Perjuangan orang tua telah menghantarkan kita menuju kesuksesan akademik hingga lulus sebagai sarjana. Sudah sepatutnya kita memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada mereka,” ujarnya.

Acara launching dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Gatot Sugiarto, M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan Program Counselor Teman Sebaya yang dinilai memberikan dampak positif bagi mahasiswa.

“Keterlibatan mahasiswa dalam memberikan pendampingan kepada sesama memiliki peran penting, khususnya dalam mendukung keberhasilan akademik,” kata Gatot.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Bimawa UAD, Dr. Caraka Putera Bhakti, M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan selama lima tahun. Peluncuran yang ke-5 ini menjadi bentuk penguatan komitmen dalam memberikan layanan pendampingan berbasis teman sebaya.

“Melalui konsep teman sebaya, diharapkan berbagai permasalahan akademik mahasiswa dapat diurai secara lebih efektif,” ungkapnya.

Program Counselor Teman Sebaya dirancang sebagai wadah dukungan bagi mahasiswa untuk saling berbagi dan membantu mengatasi berbagai persoalan, baik akademik maupun nonakademik. Dengan pendekatan yang lebih dekat dan setara, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat secara mental dan suportif.

Universitas Ahmad Dahlan |FKIP UAD | Prodi BK UAD | PMB UAD

HMPS Bimbingan dan Konseling FKIP UAD Serahkan Tiga Ekor Hewan Qurban bagi Warga Dusun Kiyaran, Bantul, Yogyakarta

Kamis, 29 Juni 2023, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan penyerahan hewan kurban hasil donasi sejumlah tiga ekor kambing. Hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat Dusun Kiyaran, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

#hmpsbkuad #iduladha2023 #uad #fkipuad #prodibkuad #weareuad #wearethenexteducators

Prodi BK FKIP UAD Adakan Kegiatan “BK UAD Goes to Banjarnegara”

Senin – Selasa, 20 – 21 Maret 2023, Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan beberapa kegiatan dalam agenda “BK UAD Goes to Banjarnegara”.

Beberapa agenda yang dilakukan yaitu Achievement Motivation Training di SMA Negeri 1 Bawang dan di SMA Negeri 1 Banjarnegara. Selain itu Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Abad 21 yang dilakukan kepada Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) di Kabupaten Banjarnegara. Agenda terakhir yang dilakukan yaitu Temu Alumni Prodi BK FKIP UAD.

____________
Daftar Prodi BK FKIP UAD | PMB UAD:
@pmb_uad | 0853 8500 1960 | 0856 267 1960

Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UAD
“Unggul, Inovatif, Dijiwai Nilai Islam”

Official Prodi BK UAD :
Website : www.bk.uad.ac.id
Email : prodi@bk.uad.ac.id
Instagram : @prodibk_uad
Youtube : Prodibkuad
Facebook : Prodibkuad
Tiktok: @prodibk_uad

#prodibkuad #proudtobeacounselor #fkipuad #weareuad

Dr. Dody Hartanto, M.Pd.: Menjadi Pembicara AMT dan Sosialisasi Kelanjutan Studi Siswa SMA

Pada hari Senin tanggal 21 Maret 2023, dosen Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi narasumber dalam acara Achievement Motivation Training (AMT) dan Sosialisasi Kelanjutan Studi Kelas XII di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bantul, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melatihan para peserta didik untuk mengembangkan diri, dan memberikan pandangan terkait dengan kelanjutan studi peserta didik ketika mereka lulus dari SMA.

Kegiatan AMT atau Achievement Motivation Training merupakan program pelatihan yang diselenggarakan dengan bertujuan untuk pengembangan diri, terutama dalam meningkatkan motivasi berprestasi para pesertanya. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi siswa agar dapat menumbuhkan dorongan dari dalam diri dan meningkatkan semangat belajar sehingga siswa diharapkan siap untuk menghadapi Uji Sertifikasi Kompetensi dan Ujian Sekolah.

Sedangkan kegiatan Sosialisasi Kelanjutan Siswa SMA bertujuan untuk memberikan pandangan terkait apa saja yang perlu dipersiapkan dalam studi ketika mereka telah lulus dari SMA. Selain itu Dr. Dody Hartanto, M.Pd., memberikan pandangan terkait dengan jurusan-jurusan yang bisa diambil oleh para peserta didik (siswa) ketika mereka lulus dari SMA dan mempersiapkan diri ke Perguruan Tinggi.

 

 

Dosen BK UAD Isi Materi AMT di SMA N 2 Pangkalpinang

Pada awal bulan Maret 2023 dosen Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi pemateri dalam acara Achievement Motivation Training (AMT) yang diselenggarakan di SMA Negeri 2 Pangkalpinang. Agungbudiprabowo, M.Pd., selaku dosen Prodi BK FKIP UAD memberikan informasi secara santai dan menarik. Siswa sangat senang dan menikmati setiap Agung menyampaikan materi. Bahkan para siswa saling berebut untuk menjawab pertanyaan dari Agung. Para siswa banyak bertanya terkait bagaimana cara untuk mendaftarkan diri ke Universitas Ahmad Dahlan, terkhusus di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

“Pekerjaan yang tidak tergantikan oleh robot adalah Guru. Bapak Ibu Guru adik-adik semua membuat adik-adik menjadi pintar. Memiliki sopan santun, adab, dan mendidik dengan ikhlas. Maka dari itu, adik-adik harus melanjutkan perjuangan beliau salah satunya menjadi guru”, ucap Agung saat menyampaikan AMT.

Agung merupakan salah satu tim yang tergabung dalam tim FKIP Goes to Bangka-Belitung. Kegiatan tersebut adalah salah satu program untuk menjalin silaturahmi antara sekolah-sekolah mitra. Selain itu, tujuan lain adalah memperkuat kedekatan dan kekeluargaan dengan para Alumni FKIP UAD. Banyak para alumni yang sukses meniti karir menjadi seorang Guru Profesional, siap mendidik putra putri penerus bangsa.

Tim dan rombongan menutup kegiatan AMT dengan menyanyikan lagu Sesuatu di Jogja. Siswa dan Tim membaur menjadi satu, bak seperti keluarga yang sedang bercengkrama mesra. Lagu sesuatu di Jogja, menjadikan magnet membawa mereka seakan sudah di Jogja dan rindu dengan Jogja.