BK UAD LAKSANAKAN PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL KOMUNITAS REMAJA ORANG TUA DUSUN NGIPIKSARI KALIURANG

Ahad, 24 Juli 2022 Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Pendampingan Psikososial Komunitas Remaja Orang Tua Dusun Ngipiksari. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi remaja dan orang tua di Dusun Ngipiksari, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, DIY  tentang psikologi keluarga. Kegiatan ini bertempat di Lavana Hotel dimana kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Prodi BK FKIP UAD dengan Yayasan Titian Foundation yang merupakan salah satu bentuk pengabdian Prodi BK FKIP UAD kepada masyarakat.

Datang dari Titian Foundation yaitu Bu Ana (Biasa di sapa Mba Ana). Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk dilakukan bagi masyarakat di dusun Ngipiksari untuk meningkatkan pemahaman tentang bagaimana cara menjadi keluarga yang sehat dan sejahtera. Kaprodi BK FKIP UAD Irvan Budhi Handaka, M.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, yang sudah berkenan datang, serta dari pihak Titian Foundation yang sudah bermitra untuk mensukseskan acara ini. Beliau berharap kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan sekali namun ada kelanjutan untuk dapat dilaksanakan di tahun tahun mendatang.

Pemateri pertama disampaikan oleh ibu Muya barida, M.Pd. Menyampaikan tentang KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS, bagaimana menjadi keluarga yang bahagia. Sedangkan pemateri kedua bapak Wahyu Nanda Eka Saputra, M.Pd., Kons. Menyampaikan materi mengenai dukungan psikologi awal orang tau bagi remaja dan anak. Dalam kegiatan ini, terdapat pula FGD antara Remaja Dusun Ngipiksari dengan mahasiswa Prodi BK FKIP UAD yang membahas mengenai kesehatan psikososial remaja.

Kegiatan ini diakhiri dengan dokumentasi foto bersama dan pembagian doorprize dari Prodi BK FKIP UAD ke peserta kegiatan kegiatan Pendampingan Psikososial Komunitas Remaja Orang Tua Dusun Ngipiksari.

 

Prodi BK FKIP UAD Pelatihan Dasar Kepemimpinan

UNIVERSITAS Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta mengadakan pelatihan dasar kepemimpinan bagi Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Jum’at (17/7/2021) lalu.

Materi pelatihan disampaikan Badrudin ARK, S.Ag, M.Si (Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta) yang membahas kepemimpinan dalam Islam, Ariadi Nugraha, S.Pd, M.Pd (dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta) menyampaikan terkait leadership dan Agung Budi Prabowo, S.Pd, M.Pd (Dosen Prodi BK FKIP UAD) terkait soal keorganisasian dan softskills.

“Oleh karenanya, sikap kepemimpinan menjadi hal yang sangat penting untuk kita kembangkan,” Badrudin ARK, S.Ag, M.Si, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta.

Menurut Badrudin, siswa sebagai generasi muda merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki potensial tinggi dalam upaya membangun bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Keberlangsungan bangsa akan berada pada generasi muda sebagai estafet perjuangan bangsa dalam mengisi kemerdekaan sebagai wujud dalam merealisasikan kemerdekaan bangsa.

Siswa sebagai generasi muda merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan suatu bangsa. Dan maju-mundurnya suatu bangsa akan dipengaruhi oleh generasi penerusnya.

Salah satu sikap yang harus dimiliki oleh seorang siswa adalah sikap kepemimpinan. “Menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu kebetulan atau hanya bakat yang dibawa sejak lahir atau turunan,” ungkap Agung Budi Prabowo, S.Pd, M.Pd.

Menciptakan seorang pemimpin, dikatakan Agung, membutuhkan sistem atau regulasi pendidikan yang terpadu, integral dan universal, yang mengarah kepada pembentukan sosok pemimpin yang handal di masa yang akan datang.

Realita saat ini, banyak siswa di sekolah — khususnya pada masa remaja awal — yang tidak memiliki sikap kepemimpinan dan menyalahgunakan conformitas. Hal ini sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan peserta didik secara psikologis, sosial, pribadi, belajar, karir dan moral.

Ariadi dalam pemaparannya menjelaskan, seseorang memiliki jiwa kepemimpinan bila memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain, memiliki sifat yang baik, efektif, efisien dan produktif yang menjadi contoh dan diteladani orang lain.

“Selain itu, seseorang harus memiliki perilaku yang dinillai baik oleh orang lain dan diikuti oleh orang banyak,” tandas Ariadi.

Tidak ada satu cara yang terbaik untuk mempengaruhi perilaku orang-orang. Dan gaya kepemimpinan yang efektif bagi Ariadi adalah kepemimpinan yang disesuaikan dengan tingkat kedewasaan (maturity) organisasinya.

“Kedewasaan pengurus terkait dengan dua hal, kematangan kompetensi dan kematangan psikologis,” papar Ariadi.

Kegiatan pelatihan tersebut bersamaan dengan acara Milad ke-60 IPM yang diikuti 41 siswa Pimpinan Ranting IPM SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan kanal YouTube Muchild TV.

Diikuti pula pembina kesiswaan, kepala sekolah dan guru SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

“Semoga kerjasama yang baik dengan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini bisa terjalin dengan baik dan memberikan banyak manfaat untuk kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan kesiswaan,” kata Naning Hidayati, S.Pd. (fan)

Sumber : inilahjogja.com

Kejenuhan Siswa Diatasi Konseling Seni Kreatif

KULONPROGO, KRJOGJA – Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), memfasilitasi guru-guru Bimbingan dan Konseling di Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Bantul untuk mencegah kondisi burn out siswa, serta mengurangi dan mengatasi problematika ‘burn out’ atau kejenuhan siswa selama pembelajaran di masa pandemic covid-19.

Pendampingan dilakukan oleh Agus Supriyanto MPd dan Hardi Prasetiawan MPd sebagai dosen UAD, Minggu (13/06/2021). Kegiatan pendampingan bertujuan untuk membantu guru Bimbingan dan Konseling dalam kegiatan pencegahan burn out siswa dengan pendekatan konseling seni kreatif. “Kondisi sekarang adalah burn out siswa terjadi karena siswa merasa jenuh dan lelah dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19,” kata Hardi Prasetiawan MPd, Rabu (16/06/2021).

Dijelaskan Hardi Prasetiawan, pendampingan guru Bimbingan dan Konseling untuk memiliki keterampilan dalam pelaksanaan konseling seni kreatif. Konseling seni kreatif dapat membantu siswa dalam mereduksi, mencegah, dan mengentaskan kondisi burn out siswa. Guru lebih mengenal konseling seni kreatif dengan berbagai teknik konseling yaitu 1) konseling kreatif metafora, 2) konseling kreatif impact, 3) konseling kreatif ekspresif, 4) konseling kreatif guided imagery, 5) konseling kreatif prop intervention, 6) konseling kreatif reading intervention, 7) konseling kreatif writing intervention, 8) konseling kreatif music intervention, 9) konseling kreatif play intervention.

Pendampingan dosen UAD dengan dua sesi. Sesi pertama oleh Agus Supriyanto dan sesi kedua oleh Hardi Prasetiawan. Sesi pertama menyampaikan materi tentang problematika kejenuhan belajar (burn out) yang dialami oleh peserta didik selama masa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, secara khusus dengan berbagai identifikasi dan solusinya.

Selanjutnya sesi kedua menyampaikan tentang bagaimana intervensi guru Bimbingan dan Konseling dengan konseling seni kreatif. Konseling seni kreatif untuk mencegah burn out siswa sebagai layanan responsive. Konseling seni kreatif menjadi sebuah wawasan dan pengetahuan dalam menambah khasanah praktik layanan Bimbingan dan Konseling.

Pendampingan dari Dosen BK-UAD, sebagai kegiatan masyarakat bekerjasama dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling Kulonrpogo. Tujuan pendampingan telah dapat mengembangkan kualitas dan kompetensi guru bimbingan dan konseling secara professional, pedagogik, sosial, maupun kepribadian sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008.

“Kunci dari pengembangan profesi guru adalah kolaborasi antara Lembaga Pendidikan Tinggi dan Kependidikan (LPTK) dengan Guru Bimbingan dan Konseling di wilayah masing-masing maupun di Indonesia,” tandasnya. (Jay)

Pelatihan Kepemimpinan Dan Profesionalisme Mahasiswa Akademi Kebidanan Mulia Madani

(31/12/2020) Dosen Prodi BK FKIP UAD melaksanakan pengabdian berupa latihan dasar kepemimpinan Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta Tahun Akademik 2020/2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Kebidanan Mulia Madani. Keterampilan kepemimpinan merupakan keterampilan dasar yang perlu dimiliki dalam berorganisasi. Dalam kesempatan tersebut Ulfa Danni Rosada, M.Pd. sebagai perwakilan dosen program studi bimbingan dan konseling memberikan materi dengan tema “Leadership Mental Health”. Diharapkan dari kegiatan tersebut mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih jelas terkait beberapa gaya kepemimpinan dan mengevaluasi diri untuk mengenali tipe kepemimpinan yang dimiliki masing-masing mahasiswa. Pelatihan tersebut juga memberikan penekanan bahwa seorang pemimpin perlu memiliki kesehatan mental dengan menjadi pemimpin yang berkarakter, memiliki integritas tinggi, menjunjung moral dan norma yang berlaku dalam masyarakat dan memiliki tanggungjawab.

Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat Di Sesar Kali Opak, Jogotirto, Berbah, Sleman

(20/12/20) Dosen Prodi BK, FKIP, UAD melaksanakan kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) yang dilakukan dengan metode penyuluhan, workshop, pendampingan, penugasan mandiri, dan simulasi. Kegiatan dilakukan secara daring dan tatap muka, mengingat terjadi pandemic Covid-19. Program pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan pengurus cabang Muhammadiyah Kecamatan Berbah Sleman dan desa Jogotirto Berbah Sleman.
Mengingat pandemi Covid-19, atas rekomendasi Lurah Jogotirto kegiatan yang diikuti perwakilan Karang Taruna Jogotirto dilaksanakan secara daring dan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan. Adapun materi yang disampaikan meliputi manajemen bencana dasar, pengantar pengurangan risiko bencana gempa bumi, pelatihan keterampilan praktik kajian risiko bencana, dan sebagainya. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini didukung oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah dan Kalurahan Jogotirto Berbah Sleman.
Salah satu indikator utama keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah munculnya pemahaman baru tentang konsep pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. Selain itu, tersusunnya juga rencana aksi sebuah komunitas untuk dapat lebih tanggap terhadap terjadinya bencana gempa bumi akibat pergeseran sesar Opak di Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.

Pentingnya Ketahanan Keluarga Terhadap Pembentukan Pribadi Individu

(7/2/2020) Prodi BK FKIP UAD yang diwakili oleh Amien Wahyudi, M.Pd. menyelenggarakan pengabdian masyarakat yang dilakukan di balai desa dusun cowelo kidul, desa candirejo kecamatan semanu kabupaten gunung kidul. Kegiatan ini  dilangsungkan berbarengan dengan kegiatan KKN Mahasiswa UAD di desa tersebut, yang diikuti oleh 30 ibu-ibu yang berasal dari dusun Gebang, Cuwelu Kidul dan Soka. Tingginya masalah yang terjadi di dalam keluarga menyebabkan rentannya keluarga terhadap masalah emosional. Melihat fenomena tersebut maka dosen prodi BK UAD mengadakan kegiatan penyuluhan yang mengangkat tema Ketahan Keluarga. Diharapkan dengan diangkat nya tema ini masyarakat, khususnya kaum ibu, mengetahui betapa pentingnya ketahanan keluarga terhadap pembentukan pribadi individu karena penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang memiliki ketahan rendah rentan menjadikan individu mengalami gangguan emosi seperti cemas, rendah diri bahkan melakukan tindakan agresi.

Bimbingan Dan Konseling Kedamaian Universitas Hein Namotemo

(Selasa, 24/09/2019) Dosen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Kegeuruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan  menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui kuliah umum di Universitas Hein Namotemo, Maluku Utara. Kegiatan ini bagian dari desiminasi dana penelitian dari Kemenristek Dikti. Pemateri kuliah umum adalah Agus Supriyanto, M.Pd. dan ditemani oleh Hardi Prasetiawan, M.Pd. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksankan pada hari Selasa, 24 September 2019 di Ruang Seminar Universitas Hein Namotemo. Peserta kuliah umum adalah seluruh Mahasiswa dan Dosen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Imu Sosial dan Kependidikan, Universitas Hein Namotemo.

Tema kegiatan pengabdian adalah Bimbingan dan Konseling Kedamaian. Tema ini diangkat karena merebaknya perilaku agresi yang muncul di Indonesia pada Pemilihan Umum Presiden. Perilaku agresi yang muncul dengan berbagai bentuk yaitu verbal, fisik, marah, maupun benci. Model bimbingan dan konseling kedamaian diterapkan melalui mekanisme bimbingan kedamaian secara klasikal dan kelompok, serta konseling secara individual dan kelompok. Kuliah umum juga menerapkan kegiatan konseling kedamaian dan dievaluasi bersama mahasiswa dan dosen bmbingan dan konseling di Universitas Hein Namotemo.

Melatih Guru Untuk Mampu Menyusun Proposal Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling

(28/08/2019) Dosen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Kegeuruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan  menyelenggarakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dengan tema Peningkatan Kemamuan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menyusun Proporal Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Peserta program adalah guru bimbingan dan konseling di Sekolah Menengah Muhammadiyah (SMP/ SMA/ SMK) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah peserta yang hadir adalah 28 peserta.

Program ini dirancang karena inisiasi karena problematika guru bahwa guru hanya mengejar laporan penelitian, tetapi belum tentu merancang atau merencanakan penelitian (proporsal) sejak awal masalah. Program ini diinisiasi oleh dosen bimbingan dan konseling. Pemateri dari program ini adalah Agus Supriyanto, M.Pd., Agungbudiprabowo, M.Pd., dan Drs. Purwadi, M.Si., Ph.D. Program ini juga dibantu oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Ahmad Dahlah yaitu Dr. Sri Hartini, M.Pd.  Pelaksanaan program pada bulan Agustus 2019 selama 1 bulan.

Materi program ini meliputi pengetahun dan pemahaman tentang konsep dasar dari Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling atau disingkat PTBK. Kemudian dilanjutkan dengan materi Penngkatan Kemampuan Menyusun Pendahuluan dari identifikasi permasalahan, merumuskan masalah, tujuan penelitian, mengetahui variabel pneleitian, menyusun latar belakang masalah, dan manfaat penelitian. Tahap berikutnya guru belajar menyusun kajian teoritis dengan bantuan google scholar sebagai rujukan. Kemudian guru belajar menyusun metode penelitian dan instrument penelitian sebagai dasar pengembangan diri. Terakhir guru belajar dan menyusun publikasi ilmiah berbentuk gagasan ilmiah dari proposal. Hasil yang sudah disusun telah dipresentasikan oleh guru sebagai evaluasi diri. Program ini memberikan dampak kemampuan guru untuk mampu merancang proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling dan aplikasi di sekolah.

Pelaksanaan Teknik Layanan Bimbingan Dan Konseling Untuk Mengatasi Perilaku Bullying Di SMP Wilayah Kulon Progo

(10/07/2019) Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan prodi BK FKIP UAD di SMP Wilayah Kulon Progo yang digerakkan oleh Hardi Prasetiawan, M.Pd., Amien Wahyudi, M.Pd. dan Dra. Erni Hestiningrum, M.A. Proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan sebanyak delapan sesi yang tujuannya adalah untuk membekali dan membangun keterampilan guru BK dalam mengembangkan dan melaksanakan layanan dasar maupun responsif untuk mencegah perilaku bullying pada siswa.

Dalam kegiatan ini, Guru BK dilatih untuk mempersiapkan suatu bentuk layanan bimbingan dan konseling yang kekinian menggunakan Media BK dan pendekatan dalam konseling. Evaluasi hasil yang didapatkan adalah para siswa mampu untuk mencegah tindakan bullying dilakukan di lingkungan sekolah juga di luar sekolah. Teknik yang digunakan untuk Layanan Bimbingan dan Konseling menjadi suatu penggerak Guru BK dengan siswa untuk memiliki kesadaran bersama untuk mencegah bullying.