Pentingnya Ketahanan Keluarga Terhadap Pembentukan Pribadi Individu

(7/2/2020) Prodi BK FKIP UAD yang diwakili oleh Amien Wahyudi, M.Pd. menyelenggarakan pengabdian masyarakat yang dilakukan di balai desa dusun cowelo kidul, desa candirejo kecamatan semanu kabupaten gunung kidul. Kegiatan ini  dilangsungkan berbarengan dengan kegiatan KKN Mahasiswa UAD di desa tersebut, yang diikuti oleh 30 ibu-ibu yang berasal dari dusun Gebang, Cuwelu Kidul dan Soka. Tingginya masalah yang terjadi di dalam keluarga menyebabkan rentannya keluarga terhadap masalah emosional. Melihat fenomena tersebut maka dosen prodi BK UAD mengadakan kegiatan penyuluhan yang mengangkat tema Ketahan Keluarga. Diharapkan dengan diangkat nya tema ini masyarakat, khususnya kaum ibu, mengetahui betapa pentingnya ketahanan keluarga terhadap pembentukan pribadi individu karena penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang memiliki ketahan rendah rentan menjadikan individu mengalami gangguan emosi seperti cemas, rendah diri bahkan melakukan tindakan agresi.

Bimbingan Dan Konseling Kedamaian Universitas Hein Namotemo

(Selasa, 24/09/2019) Dosen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Kegeuruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan  menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui kuliah umum di Universitas Hein Namotemo, Maluku Utara. Kegiatan ini bagian dari desiminasi dana penelitian dari Kemenristek Dikti. Pemateri kuliah umum adalah Agus Supriyanto, M.Pd. dan ditemani oleh Hardi Prasetiawan, M.Pd. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksankan pada hari Selasa, 24 September 2019 di Ruang Seminar Universitas Hein Namotemo. Peserta kuliah umum adalah seluruh Mahasiswa dan Dosen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Imu Sosial dan Kependidikan, Universitas Hein Namotemo.

Tema kegiatan pengabdian adalah Bimbingan dan Konseling Kedamaian. Tema ini diangkat karena merebaknya perilaku agresi yang muncul di Indonesia pada Pemilihan Umum Presiden. Perilaku agresi yang muncul dengan berbagai bentuk yaitu verbal, fisik, marah, maupun benci. Model bimbingan dan konseling kedamaian diterapkan melalui mekanisme bimbingan kedamaian secara klasikal dan kelompok, serta konseling secara individual dan kelompok. Kuliah umum juga menerapkan kegiatan konseling kedamaian dan dievaluasi bersama mahasiswa dan dosen bmbingan dan konseling di Universitas Hein Namotemo.

Melatih Guru Untuk Mampu Menyusun Proposal Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling

(28/08/2019) Dosen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Kegeuruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan  menyelenggarakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dengan tema Peningkatan Kemamuan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menyusun Proporal Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Peserta program adalah guru bimbingan dan konseling di Sekolah Menengah Muhammadiyah (SMP/ SMA/ SMK) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah peserta yang hadir adalah 28 peserta.

Program ini dirancang karena inisiasi karena problematika guru bahwa guru hanya mengejar laporan penelitian, tetapi belum tentu merancang atau merencanakan penelitian (proporsal) sejak awal masalah. Program ini diinisiasi oleh dosen bimbingan dan konseling. Pemateri dari program ini adalah Agus Supriyanto, M.Pd., Agungbudiprabowo, M.Pd., dan Drs. Purwadi, M.Si., Ph.D. Program ini juga dibantu oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Ahmad Dahlah yaitu Dr. Sri Hartini, M.Pd.  Pelaksanaan program pada bulan Agustus 2019 selama 1 bulan.

Materi program ini meliputi pengetahun dan pemahaman tentang konsep dasar dari Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling atau disingkat PTBK. Kemudian dilanjutkan dengan materi Penngkatan Kemampuan Menyusun Pendahuluan dari identifikasi permasalahan, merumuskan masalah, tujuan penelitian, mengetahui variabel pneleitian, menyusun latar belakang masalah, dan manfaat penelitian. Tahap berikutnya guru belajar menyusun kajian teoritis dengan bantuan google scholar sebagai rujukan. Kemudian guru belajar menyusun metode penelitian dan instrument penelitian sebagai dasar pengembangan diri. Terakhir guru belajar dan menyusun publikasi ilmiah berbentuk gagasan ilmiah dari proposal. Hasil yang sudah disusun telah dipresentasikan oleh guru sebagai evaluasi diri. Program ini memberikan dampak kemampuan guru untuk mampu merancang proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling dan aplikasi di sekolah.

Penyuluhan TRIAD KRR dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Amanah

Minggu, 21 Juli 2019 PIK M Sahabat Mentari UAD telah menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR) dan Bakti Sosial yang bertempat di Panti Asuhan Amanah Trimulyo dengan dua pemateri yaitu pemateri satu disampaikan oleh Rizki Agus Prayudi dengan materi Genre “Bahaya Berpacaran” dan pemateri dua oleh Ziti Zainah dengan materi Genre “Pola Hidup Sehat”. Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang TRIAD KRR kepada Anak-anak yatim piatu & duafa di Panti Asuhan Amanah dan kegiatan ini dapat meningkatkan rasa syukur kita terhadap Allah SWT dan menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama dengan memberikan bantuan dana melalui penggalangan di media sosial.

Kegiatan ini berlangsung di Panti Asuhan Amanah Trimulyo di jalan Imogiri Timur yang diikuti oleh 42 peserta yang berasal dari anggota PIK M Sahabat Mentari periode 2019/2020 dan Anak-Anak Panti Asuhan Amanah. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00-13.00 WIB, yang dibuka oleh Ibu Aprilia Setyowati, M.Pd selaku DPM PIK M Sahabat Mentari. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama diisi dengan pemaparan materi Genre dan sesi kedua diisi dengan games, games dilakukan oleh Anak-anak Panti Asuhan Amanah dan juga Anggota PIK M Sahabat Mentari dengan permainan Ular Tangga dan permainan Tusuk Sate guna untuk melatih konsentrasi dan menjalin kerjasama yang baik.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar PIK M Sahabat Mentari dan Anak-Anak di Panti Asuhan Amanah mendapatkan wawasan dan informasi mengenai TRIAD KRR, melakukan tindakan yang tepat dalam menjaga diri untuk menjauhi pacaran dan menjaga pola hidup sehat, memperlakukan Anak-Anak Panti Asuhan Amanah dengan cara yang sesuai sehingga pengurus PIK M Sahabat Mentari Periode 2019/2020 dapat menjadi pelopor dan agent of change dalam memberikan informasi dan motivasi.

Selama kegiatan berlangsung, Anak-Anak Panti Asuhan Amanah sangat antusias dalam menyimak materi. Materi yang disampaikan oleh kedua pemateri mampu menumbuhkan keingintahuan Anak-Anak mengenai materi GenRe. Anak-Anak di Panti Asuhan Amanah juga sangat senang ketika diadakannya sesi games yaitu Ular Tangga dan Tusuk Sate.

Pelaksanaan Teknik Layanan Bimbingan Dan Konseling Untuk Mengatasi Perilaku Bullying Di SMP Wilayah Kulon Progo

(10/07/2019) Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan prodi BK FKIP UAD di SMP Wilayah Kulon Progo yang digerakkan oleh Hardi Prasetiawan, M.Pd., Amien Wahyudi, M.Pd. dan Dra. Erni Hestiningrum, M.A. Proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan sebanyak delapan sesi yang tujuannya adalah untuk membekali dan membangun keterampilan guru BK dalam mengembangkan dan melaksanakan layanan dasar maupun responsif untuk mencegah perilaku bullying pada siswa.

Dalam kegiatan ini, Guru BK dilatih untuk mempersiapkan suatu bentuk layanan bimbingan dan konseling yang kekinian menggunakan Media BK dan pendekatan dalam konseling. Evaluasi hasil yang didapatkan adalah para siswa mampu untuk mencegah tindakan bullying dilakukan di lingkungan sekolah juga di luar sekolah. Teknik yang digunakan untuk Layanan Bimbingan dan Konseling menjadi suatu penggerak Guru BK dengan siswa untuk memiliki kesadaran bersama untuk mencegah bullying.

PRODI BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN GALAKKAN REMAJA ANTI KLITIH DI SLEMAN

Klitih menjadi masalah yang masih menjadi pekerjaan rumah banyak pihak. Perilaku ini merupakan salah satu bentuk anrkisme remaja yang sekarang sedang marak di Yogyakarta. Klitihidentik dengan segerombolan para remaja yang ingin melukai atau melumpuhkan lawannya dengan kekerasan. Ironisnya klitih juga sering kali melukai lawannya dengan benda-benda tajam seperti: pisau, gir, pedang samurai, dll. Perilaku ini menurut data kepolisian, pelaku paling banyak berasal dari Kabupaten Sleman, tepatnya di desa Purwomartani, kecamatan Kalasan.

Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan adalah inisiasi untuk membentuk organisasi remaja anti klitih yang mana salah satunya dibentuk di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Organisasi tersebut terintegrasi dengan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) dengan salah satu gugusnya “Remaja anti Klitih”. Gugus tersebut bertugas untuk mengontrol teman sebayanya yang berpotensi melakukan tindakan kekerasan atau bahkan klitih. Antisipasi yang dilakukan sedini mungkin ini diharapkan dapat mengurangi maraknya perilaku klitih yang dilakukan remaja.

Kegiatan yang diinisiasi oleh bapak Agus Supriyanto dan bapak Wahyu Nanda Eka Saputra dari prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan serta Bapak Purwadi dari prodi Psikologi Universitas Ahmad Dahlan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari lembaga sekolah, yaitu SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Sambutan baik ini diwujudkan pihak sekolah dengan memberikan berbagai fasilitas dan ruangan untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan pada siswa. Harapannya PIK R dengan gugus “Remaja anti Klitih” ini bisa memfasilitasi penurunan perilaku kekerasan seperti klitih terutama yang berasal dari siswa di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan serta menjadi media inoformasi bagi siswa lain agar tidak menjadi korban perilaku klitih.

PENCEGAHAN BULLYING MELALUI PEER GUIDANCE PADA REMAJA MUHAMMADIYAH

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pencegahan Bullying  melalui Keterampilan Peer Guidance” di SMP dan SMK Muhammadiyah Kawasan Kreteg, Bantuk, Yogyakarta pada bulan Februari- Maret 2018. Komitmen pencegahan bullying Pengurus Daerah Muhammadiyah Bantul didukung oleh tim UAD, yaitu Amien Wahyudi, M.Pd., Agus Supriyanto, M.Pd., dan Hardi Prasetiawan, M.Pd. UAD dan pihak sekolah dalam program pencegahan bullying dalam rangka pengembangan keterampilan peer guidance. Implementasi peer guidance melalui serangkaian keterampilan mendengarkan, mengarahkan, refleksi, menyimpulkan, konfontrasi, interpreating, dan support  untuk menumbuhkan empati siswa pada korban bullying.

Peer guidance adalah sebagai alternatif sebuah intervensi pencegahan bullying untuk pengembangan keterampilan peer guidance yang dilaksankan pada konselor dan siswa Keterampilan-keterampilan dalam peer guidance diaplikasikan oleh siswa dengan bantuan konselor dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Peran dari sekolah masyarakat sebagai penentu dari pengawasan terhadap bahaya pengembangan potensi siswa. Peer guidance melatih pelaku untuk memiliki keterampilan empati terhadap seluruh individu mendengarkan, mengarahkan, refleksi, menyimpulkan, konfontrasi, interpreating, dan support.