MODEL PEMBELAJARAN



Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan menerapkan pendekatan Student Centered Learning (SCL) yang menekankan pada keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini digunakan sebagai upaya untuk mendukung visi Program Studi Bimbngan dan Konseling yaitu menghasilkan pendidikan yang unggul, berwawasan global, dan inovatif dalam pelayanan bimbingan dan konseling, serta dijiwai nilai keIslaman. Selain itu, pendekatan SCL berperan memfasilitasi mahasiswa dalam membangun pengetahuan secara mandiri dan dosen berperan sebagai fasilitator. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman secara lebih mendalam dan mampu mengaplikasikan teori ke dalam praktik.

Penerapan pendekatan SCL pada Program Studi Bimbingan dan Konseling, lebih difokuskan pada model Active Learning For Higher Education (ALFHE). Dalam rangka menunjang keberhasilan pembelajaran di kelas yang berbasis active learning, staf pengajar terlebih dahulu mengikuti pelatihan ALFHE yang diselenggarakan secara khusus oleh pihak Universitas. Beberapa model pembelajaran yang digunakan dan mengacu pada ALFHE antara lain project based learning, problem based learning, experiential learning, role play, game, case study, dan computational rigorous mathematic thinking.