PRODI BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN GALAKKAN REMAJA ANTI KLITIH DI SLEMAN

Klitih menjadi masalah yang masih menjadi pekerjaan rumah banyak pihak. Perilaku ini merupakan salah satu bentuk anrkisme remaja yang sekarang sedang marak di Yogyakarta. Klitihidentik dengan segerombolan para remaja yang ingin melukai atau melumpuhkan lawannya dengan kekerasan. Ironisnya klitih juga sering kali melukai lawannya dengan benda-benda tajam seperti: pisau, gir, pedang samurai, dll. Perilaku ini menurut data kepolisian, pelaku paling banyak berasal dari Kabupaten Sleman, tepatnya di desa Purwomartani, kecamatan Kalasan.

Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan adalah inisiasi untuk membentuk organisasi remaja anti klitih yang mana salah satunya dibentuk di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Organisasi tersebut terintegrasi dengan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) dengan salah satu gugusnya “Remaja anti Klitih”. Gugus tersebut bertugas untuk mengontrol teman sebayanya yang berpotensi melakukan tindakan kekerasan atau bahkan klitih. Antisipasi yang dilakukan sedini mungkin ini diharapkan dapat mengurangi maraknya perilaku klitih yang dilakukan remaja.

Kegiatan yang diinisiasi oleh bapak Agus Supriyanto dan bapak Wahyu Nanda Eka Saputra dari prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan serta Bapak Purwadi dari prodi Psikologi Universitas Ahmad Dahlan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari lembaga sekolah, yaitu SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Sambutan baik ini diwujudkan pihak sekolah dengan memberikan berbagai fasilitas dan ruangan untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan pada siswa. Harapannya PIK R dengan gugus “Remaja anti Klitih” ini bisa memfasilitasi penurunan perilaku kekerasan seperti klitih terutama yang berasal dari siswa di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan serta menjadi media inoformasi bagi siswa lain agar tidak menjadi korban perilaku klitih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.