Bootcamp Konselor Sebaya UAD 2026, Dr. Rohmatus Naini Tekankan “Mendengar Tanpa Menghakimi”

Yogyakarta, 2 Mei 2026 — Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Rohmatus Naini, M.Pd., menjadi pembicara dalam kegiatan Bootcamp Konselor Sebaya tingkat program studi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat–Sabtu (1–2 Mei 2026) di Hotel Wisma Sargede dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UAD.

Bootcamp secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Gatot Sugiharto, M.Hum., didampingi Kepala Bimawa Dr. Choirul Fajri, M.A., serta Kepala Bidang Bimawa Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Dr. Rohmatus Naini menekankan pentingnya keterampilan dasar konseling, khususnya kemampuan mendengar secara empatik tanpa menghakimi. Ia menyampaikan bahwa peran konselor sebaya sangat strategis dalam membantu mahasiswa menghadapi berbagai persoalan pribadi maupun akademik.

“Mendengar bukan menghakimi. Jika kata-kata kita tidak bisa menguatkan, setidaknya jangan sampai melemahkan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya membangun ketahanan emosional bagi para konselor sebaya. Hal ini dinilai krusial agar mereka mampu menjalankan peran pendampingan secara optimal tanpa terbebani secara psikologis.

Kegiatan bootcamp ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya dukungan teman sebaya yang positif dalam proses perkembangan diri.

Sementara itu, Kepala Bidang PKK Bimawa sekaligus penanggung jawab kegiatan, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan individu yang terus bertumbuh dan membutuhkan lingkungan yang suportif.

“Mahasiswa adalah individu yang bertumbuh. Untuk berkembang secara optimal, mereka membutuhkan dukungan teman sebaya yang positif. Alhamdulillah, UAD sudah lima tahun mengawal peran ini untuk membentuk Dahlan Muda yang tangguh dan berprestasi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UAD terus berkomitmen memperkuat peran konselor sebaya sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat secara mental dan suportif bagi seluruh mahasiswa.