Kurikulum



Kurikulum telah disusun secara terstruktur, berurutan, terintegrasi, dan kekinian sesuai dengan tantangan zaman saat ini. Kurikulum Program Studi Bimbingan dan Konseling disusun untuk pelaksanaan perkuliahan dari semester 1 sampai semester 8.

Diagram Alir Mata Prodi BK UAD

Kurikulum dilaksanakan oleh dosen, dan penataan kurikulum yang dilakukan setahun sekali untuk revisi tahunan dan setiap lima tahun sekali untuk revisi besar melalui forum rapat internal dan eksternal dosen Prodi Bimbingan dan Konseling, yang melibatkan unsur pimpinan di tingkat universitas dan fakultas, serta pemangku kepentingan. Misalnya, kurikulum yang ada saat ini telah direstrukturisasi pada tahun 2015 melalui serangkaian proses yang dimulai dengan workshop, review visi dan misi, workshop review kurikulum, dan persetujuan kurikulum. Hasil restrukturisasi kurikulum diputuskan ada 48 mata kuliah baru yang dibutuhkan sesuai dengan tantangan di bidang bimbingan dan konseling.
Hasil restrukturisasi kurikulum dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan stakeholders terhadap lulusan Prodi Bimbingan dan Konseling. Kurikulum yang berlaku di Program Studi Bimbingan dan Konseling juga dipublikasikan kepada mahasiswa dan dosen, untuk memperoleh gambaran yang jelas terkait kesesuaian program dan mata kuliah, hasil belajar yang diharapkan¸ metode belajar-mengajar, dan penilaian mahasiswa, serta mampu untuk memenuhi mata kuliah prasyarat untuk mengambil mata kuliah pada semester yang akan datang

Persyaratan Spesifik Pada Stakeholder

Needs Requirement ELO
Excellent (Unggul) Memiliki keunggulan dalam pelayanan bimbingan dan konseling

1. Mampu menunjukkan kinerja yang mandiri, berkualitas dan bertanggung jawab atas pencapaian kerja kelompok (KU)

2. Mampu menunjukkan kompetensi yang unggul di bidang bimbingan dan konseling yang diakui masyarakat (KK)

3. Mampu melakukan evaluasi diri dan mengelola pelayanan bimbingan dan konseling secara mandiri (KK)

Global Perspective (Berwawasan Global) Memiliki wawasan global tentang era digital

4. Mampu menerapkan kerangka teoritis dan praktis untuk keberhasilan layanan bimbingan dan konseling di berbagai setting (PP)

5. Mampu melaksanakan landasan filosofis dan pedagogis sebagai dasar pelayanan bimbingan dan konseling (PP)

Innovative (Inovatif) Berinovasi dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling

6. Mampu melakukan inovasi teknis, media, dan model dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling (KK)

7. Mampu memanfaatkan kecakapan hidup yang dibutuhkan dalam era globalisasi (KU)

Based on Islamic values (Berlandaskan nilai-nilai keIslaman) Untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam di tempat kerja

8. Mampu menunjukkan sikap tanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam melaksanakan tugas berdasarkan agama, akhlak, dan etika (SK)

9. Mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial terhadap masyarakat serta memiliki jiwa nasionalisme dan rasa tanggung jawab kepada negara dan bangsa (SK)

PP = Pengetahuan; SK = Sikap; KU = Keterampilan Umum; KK = Keterampilan Khusus