Posts

Workshop Metode Penelitian BK UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Tugas Akhir dengan Analisis Rasch Model

Yogyakarta– Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Workshop Metode Penelitian bertajuk “Optimalisasi Kesiapan Tugas Akhir Mahasiswa BK melalui Pengembangan Instrumen Penelitian dan Analisis Rasch Model” pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Bersama FTI, Lantai 5, Kampus IV UAD dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi BK yang sedang mempersiapkan penyusunan tugas akhir.

Workshop ini menjadi salah satu upaya Program Studi BK FKIP UAD dalam meningkatkan kompetensi metodologis mahasiswa, khususnya dalam menyusun instrumen penelitian yang valid dan reliabel serta memahami penggunaan Rasch Model sebagai salah satu pendekatan analisis data yang semakin banyak diterapkan dalam penelitian bidang pendidikan dan bimbingan konseling.

Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Program Studi BK FKIP UAD, Dr. Muya Barida, M.Pd., yang menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa sejak awal dalam menghadapi proses penyusunan tugas akhir.

Dalam sambutannya, Dr. Muya Barida menyampaikan bahwa penyelesaian tugas akhir tidak hanya bergantung pada kemampuan menulis, tetapi juga ditentukan oleh pemahaman terhadap metodologi penelitian yang tepat.

“Mahasiswa perlu memiliki kesiapan yang matang dalam menyusun tugas akhir. Salah satunya adalah memahami cara mengembangkan instrumen penelitian yang baik serta memilih teknik analisis data yang sesuai. Melalui workshop ini diharapkan mahasiswa memiliki bekal yang lebih kuat sehingga proses penyusunan skripsi dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan penelitian yang berkualitas,” ujarnya.

Workshop menghadirkan dua narasumber dari dosen Program Studi BK FKIP UAD, yaitu Dr. Amien Wahyu, M.Pd., Kons. dan Dr. Tri Sutanti, M.Pd.

Pada sesi pertama, Dr. Amien Wahyu menjelaskan tahapan penyusunan instrumen penelitian mulai dari penyusunan indikator, penyusunan butir instrumen, hingga proses validasi. Ia menekankan bahwa kualitas instrumen menjadi fondasi utama dalam menghasilkan data penelitian yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Selanjutnya, Dr. Tri Sutanti memaparkan materi mengenai Analisis Rasch Model sebagai metode modern dalam menguji kualitas instrumen penelitian. Peserta diperkenalkan pada konsep dasar Rasch Model, interpretasi hasil analisis, hingga penerapannya dalam penelitian bimbingan dan konseling. Materi disampaikan secara sistematis disertai contoh kasus sehingga memudahkan mahasiswa memahami implementasinya dalam penelitian skripsi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mahasiswa aktif mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berdialog langsung dengan narasumber mengenai berbagai kendala yang sering ditemui saat menyusun proposal maupun melakukan analisis data penelitian.

Melalui workshop ini, Program Studi BK FKIP UAD berharap mahasiswa semakin siap menghadapi proses penyusunan tugas akhir dengan bekal pemahaman metodologi penelitian yang lebih komprehensif. Selain meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen program studi dalam mendukung lahirnya lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan metodologi penelitian, serta mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu bimbingan dan konseling.